Kamis, 07 Mei 2009

INFO SPORT : Manchester United tantang Barcelona di Final Champions League 2009




Manchester United membuka peluang untuk mempertahankan mahkota juara Liga Champion. Pasukan The Red Devils memastikan satu tempat ke final setelah menubangkan Arsenal 3-1 di leg kedua semifinal yang berlangusng di Emirates Stadium, Selasa (5/5). United unggul aggregat menjadi 4-1.

Ucapan sesumbar Arsene Wenger bahwa anak asuhnya akan menang di pertemuan kedua tampaknya menjadi beban bagi penampilan Arsenal. Tekanan itu membuahkan malapetaka saat pertandingan baru berjalan delapan menit.

Kesalahan Kieran Gibbs dalam membaca umpan silang Cristiano Ronaldo membuat petaka. Bek kiri muda itu terpeleset saat hendak menyapu bola sehingga bola berhasil diteruskan dengan tendangan melambung Park Ji-Sung.

Gol Ji-Sung membuat pemain Arsenal berambisi untuk keluar menyerang. Namun tiga menit kemudian United justru mampu memperbesar keunggulan menjadi 2-0. Tendangan bebas keras Ronaldo sulit dipatahkan Manuel Almunia.

Ketatnya duet bek tengah Rio Ferdinand dan Nemanja Vidic mampu mematahkan permainan Emmanuel Adebayor. Sepanjang babak pertama Arsenal tidak memiliki satu pun peluang yang bisa mengancam gawang Edwin van der Sar.

Dominasi United masih terus berlanjut di 45 menit kedua. Berawal dari counter-attack yang dibangun Ronaldo pada menit ke-61. Umpan Pemain Terbaik Dunia itu kepada Ji-Sung kemudian diteruskan kepada Wayne Rooney yang berlari dari sayap kiri. Rooney selanjutnya melepaskan umpan terukur ke mulut gawang Almunia dan mampu diteruskan dengan sempurna oleh Ronaldo sekaligus membawa MU unggul 3-0.

Kemenangan Setan Merah ternoda dengan kartu merah yang diterima Darren Fletcher di menit 75. Kesalahan Fletcher dengan menjatuhkan Francesc Fabregas membuahkan hadiah penalti bagi tuan rumah. Robin van Persie sukses mengeksekusi penalti itu sekallgus memperkecil ketertinggalan menjadi 1-3.

Meski bermain dalam keunggulan jumlah pemain. Arsenal tidak mampu mencuri gol tambahan. United justru menurunkan tempo permainan agar bisa mengamankan kemenangan dengan skor akhir 3-1.

Keberhasilan ini membuka peluang anak asuhan Sir Alex Ferguson untuk mempertahankan gelar juara. Lawan yang manantang MU di final adalah Barcelona.

Barcelona memastikan satu tempat di final Liga Champion. Pada pertandingan leg kedua melawan Chelsea, Rabu (6/5). Barca lolos secara dramatis setelah bemain imbang 1-1. Hasil ini membuat Barcelona melaju ke partai puncak berkat unggul aggregat gol away atas Chelsea.

Bertandang ke Stamford Bridge, Barcelona memulai pertandingan dengan baik. Selepas kick-off, pasukan arahan pelatih Josep Guardiola itu langsung mendominasi permainan. Chelsea hanya menunggu untuk menyerang melalui serangan balik yang cepat.

Usaha tuan rumah untuk mencuri gol tercipta saat pertandingan baru berjalan sembilan menit. Tendangan kaki kiri spekulasi Michael Essien meluncur deras ke gawang Victor Valdes.

Dalam keadaan memimpin, Chelsea lebih fokus untuk bertahan. Disiplinnya lini belakang The Blues membuar Barcelona kesulitan melepaskan tendangan ke arah gawang Petr Cech.

Tempo permainan tidak berubah di 45 menit kedua. Barcelona tetap sabar membangun serangan melalui umpan-umpan pendek. Absennya Thierry Henry akibat cedera membuat alur serangan Barca hanya berpusat di Lionel Messi.

Usaha Barca untuk menyamakan kedudukan justru terganjal dengan kartu merah yang diterima Eric Abidal. Bek kiri asal Prancis itu diusir wasit Tom Henning Ovrebo akibat menjauhkan Nicolas Anelka pada menit ke-66.

Kalah jumlah pemain tidak membuat Barcelona berhenti menyerang. Gol yang ditunggu-tunggu Barca akhinya datang pada masa injury-time. Umpang Messi ke garis tengah kotak penalti mampu diteruskan dengan tendangan kaki kanan Andres Iniesta. Sepakan Iniesta tidak mampu dijangkau Cech. Barca akhirnya menutup laga dengan skor sama kuat 1-1.

Hasil imbang ini telah cukup bagi tim Catalan itu untuk melaju ke final. Barcelona unggul aggregat gol tandang atas Chelsea. Pada pertandingan pertama di Camp Nou pekan lalu, kedua tim bermain imbang tanpa gol.

Di partai final nanti, Barcelona akan menantang juara bertahan Manchester United. Pertandingan puncak akan dilangsungkan pada 27 Mei di Stadion Olimpico, Roma.

courtessy : www.bolanews.com

Dunia Kabarkan Penahanan Antasari Azhar

Jakarta, NU Online

Selain menjadi berita utama pers dalam negeri, kabar penetapan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi yang kini nonaktif, Antasari Azhar, menjadi tersangka dalam kasus pembunuhan direktur satu BUMN, Nasrudin Zulkarnaen, juga diberitakan luas media internasional.

Harian Australia, The Sidney Morning Herald, hari ini, menurunkan judul "Indonesian anti-graft chief arrested for murder" (kepala lembaga anti korupsi Indonesia ditangkap karena pembunuhan), hampir sama dengan koran AS, Washington Post, yang merilis judul "Indonesia anti-corruption chief arrested in murder."

"Antasari Azhar yang memimpin serangkaian penyelidikan tingkat tinggi terhadap para pejabat dan lembaga pemerintah, telah menjadi tersangka namun membantah melakukan pelanggaran hukum," demikian Washington Post yang bersama harian Inggris, The Guardian, mengambil sumber sama dari Associated Press.

Indonesia, demikian The Post dan Guardian, menjadi salah satu negara paling korup di dunia, dan dengan janji pemberantasan korupsi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bisa memenangkan pemilu tahun 2004.

Dua koran ini melanjutkan, penangkapan para pejabat teras Indonesia oleh KPK telah mempertinggi peluang Yudhoyono untuk kembali terpilih pada Pemilihan Presiden Juli nanti.

Sementara itu mingguan Turki, Turkish Weekly, memberitakan Antasari telah ditetapkan menjadi tersangka karena kasus cinta segitiga yang berujung fatal dan karena satu plot pembunuhan yang dirancang intrik yang dibangun satu elite kekuasaan di Jakarta.

Dari Australia, koresponden Sidney Morning Herald di Jakarta, Tom Allard, mengutip sejumlah sumber, mengungkapkan bahwa Nasrudin telah memberi KPK informasi rinci mengenai kasus suap di perusahaannya sehingga dia mungkin dibunuh sejawatnya di perusahaan dan kemudian memasang perangkap terhadap Antasari.

Tom mewartakan, salah seorang eksekutor pembunuhan diketahui seorang warga Timor Timur yang pernah menjadi anggota milisi pro Indonesia dan sangat terlatih menembak. Selain itu, Tom menyebut hubungan Sigid Haryo Wibisono (SWH), komisaris koran Merdeka, dengan Antasari."SWH adalah orang yang mempromosikan (Antasari) menjadi Ketua KPK. Dialah yang melobi DPR," lapor Tom mengutip Boyamin Saimin, teman Nasrudin.

Koran negara tetangga Singapura, The Straits Times, juga menurunkan berita penetapan Antasari menjadi tersangka dengan judul setengah bertanya, "Love Triangle in Murder Case?" atau "Cinta Segitiga dalam Kasus Pembunuhan?"

Selain mengutipkan keterangan Polri mengenai status Antasari dan ancaman hukuman mati terhadapnya jika Antasari terbukti bersalah, The Straits Times juga menyingung kemungkinan Ketua KPK ini telah dijebak akibat kasus-kasus hukum tingkat tinggi yang ditangani lembaga pimpinannya.

Kasus ini telah mengeruhkan kembali suhu politik menjelang Pemilihan Presiden Juli nanti dalam mana Presiden Yudhoyono gencar mengampanyekan platform anti korupsi yang keras demi terpilihnya lagi sebagai Presiden RI untuk kedua kali sekaligus masa jabatan terakhirnya, demikian Straits Times. (ant/mad)

courtessy : www.nu.or.id

Salut! Pelajar Indonesia Raih Peringkat Satu Dunia

Jakarta, NU Online

Prestasi gemilang pelajar SMA Indonesia di ajang lomba penelitian dan presentasi tingkat dunia International Conference of Young Scientists (ICYS) 2009 di Polandia menghantarkan Indonesia menjadi juara umum. Para pelajar ini berhasil membawa pulang enam medali emas, satu perak, dan tiga perunggu.

Yohanes Surya, pendiri Surya Institute, di Jakarta, Kamis (30/4), mengatakan pelajar Indonesia berhasil mengungguli pelajar dari negara-negara maju seperti Jerman, Belanda, Amerika, Rusia, dan Polandia. Pelajar dari negara tersebut hanya berhasil meraih dua hingga tiga medali emas.

Perolehan dua medali emas didapat dari bidang fisika oleh Guinandra Lutfan Jatikusumo (SMA Taruna Nusantara) dengan penelitian berjudul Menghilangkan Asap dan Debu dari Tank Perang serta Idelia Chandra (SMA St Laurensia) yang meneliti perbedaan suara secara fisika dalam gamelan Bali.

Medali emas lainnya dari bidang komputer dipersembahkan Nugra Akbari (SMA Global Mandiri) yang mempresentasikan penelitian soal batik yang dapat didesain lewat fractal.

Selanjutnya, tiga medali emas didapat dari bidang ekologi dipersembahkan J Karli (SMA Cita Hati) yang mempresentasikan soal durian yang ternyata bisa membunuh nyamuk, Gabriella Alicia Kosasih (SMA St Laurensia) soal bakteri bisa memutus rantai molekul oli sehingga mudah dihancurkan tanah, serta Fernanda Novelia (SMA Petra 3) soal cara mengontrol hama dengan cara efektif.

Kompetisi ICYS ke-16 itu berlangsung pada 24-28 April. Ajang ini merupakan kompetisi bagi siswa SMA untuk melakukan penelitiannya sendiri di negara masing-masing, lalu mempresentasikan di depan para juri internasional.

Para pelajar yang sudah mengharumkan nama bangsa ini akan kembali ke Tanah Air pada Jumat malam. (kcm /mad)

courtessy : www.nu.or.id

Warga Kaki Gunung Slamet Gelar Istighosah

Banyumas, NU Online

Ratusan warga yang berdiam di kaki Gunung Slamet, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah (Jateng), menggelar istighosah di pelataran parkir sumber air panas “Pancuran Tujuh” Wanawisata Baturaden, Minggu (3/5).

Istighosah yang dipimpin KH Abbil Abbas, pengasuh Pondok Pesantren Al-Hikmah Desa Kemutug Kidul, Kecamatan Baturaden, ditujukan untuk memohon keselamatan kepada Tuhan Yang Mahaesa terkait adanya peningkatan aktivitas Gunung Slamet dengan status siaga (level III) sejak 23 April lalu.

Dalam tausiahnya, KH Abbil Abbas mengatakan, tujuan diadakannya doa bersama tersebut sebagai upaya memohon keselamatan kepada Tuhan atas terjadinya peningkatan aktivitas Gunung Slamet yang berdampak pada penurunan jumlah kunjungan wisata.

Menurutnya, pulihnya pariwisata Baturaden tidak hanya memberi keuntungan bagi pengelolanya, PT Palawi Baturaden yang juga menfasilitasi istighosah tersebut, tetapi juga masyarakat di sekitar objek wisata.

“Melalui doa bersama ini diharapkan masyarakat tidak ragu untuk berwisata di Baturaden karena hingga saat ini kondisinya masih tetap aman,” kata KH Abbil Abbas.

Selain itu, ia juga menjelaskan berbagai makna doa-doa yang akan dipanjatkan kepada Allah.

Usai tausiah, kegiatan dilanjutkan dengan Shalat Hajat dan pembacaan tahlil serta doa-doa untuk memohon keselamatan. (sry)

courtessy : www.nu.or.id

NU Harus Menjawab Problematika Umat dengan Program Nyata

Selasa, 5 Mei 2009 12:00
Kudus, NU Online

Nahdlatul Ulama (NU) harus mampu menjawab problematika umat dengan program-program nyata. Peningkatan sumberdaya manusia dan pemantapan idoelogis harus mendapatkan perhatian besar. Terutama ketika masyarakat Nahdliyyin menghadapi persoalan-persoalan memprihatinkan seperti saat ini.

Hal ini disampaikan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kudus KH Muhammad Chusnan pada acara Koordinasi persiapan Pelantikan dan Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) NU Kabupaten Kudus di kantor Cabang NU Kudus, Senin (4/5).

Lebih lanjut HM Chusnan menyatakan keprihatinannya atas kondisi yang dihadapi oleh NU. Persoalan amaliah–amaliah NU yang mulai tergerus oleh idiologi non Ahlussunnah Waljamaah harus menjadi keprihatinan dan perhatian NU.

Bahkan yang menyesakkan, aset-aset yang dikelola NU seperti musholla, masjid maupun madrasah banyak menjadi incaran kelompok lain dan tidak sedikit yang sudah bergeser pada orang non-NU.

“Oleh karena itu, PCNU Kudus harus meningkatkan dan memperkuat barisan struktural, sehingga mampu menjawab kekurangan dan rintangan NU ke depan,” ujar ketua yang terpilih kembali dalam konferensi Cabang NU bulan oktober 2008 lalu.

Menyinggung komposisi pengurusnya, Chusnan merasa yakin mampu menjawab problematika umat di kabupaten Kudus. Personil pengurus diambilkan dari berbagai unsur seperti politisi, birokrat, ekonom, akademisi, praktisi hukum, petani maupun polisi yang berideologi NU.

“Periode kemarin kita sudah mendirikan Akademi Kebidanan bekerja sama dengan Muslimat, selanjutnya ke depan kita telah berencana mendirikan Balai pendidikan dan latihan. Ini sebagai langkah untuk menangani persoalan SDM kita yang rendah,” katanya di depan pengurus lembaga dan lajnah yang dibentuk PCNU Kudus.

Karenanya, Chusnan berharap pada kekompakan pengurus di lembaga maupun lajnah agar bisa merancang dan menjalankan program yang menjadi kebutuhan umat.

Acara pelantikan dan Muskercab NU kabupaten Kudus nanti akan dilaksanakan di SMA Al-Ma’ruf Kudus tanggal 10 mei 2009 mendatang. Agenda kegiatannya mengesahkan kepengurusan PC NU Kabupaten Kudus periode 2009-2014 dan membahas rancangan program-program kerja NU ke depan. Di sela-sela muskercab direncanakan dialog interaktif dengan wakil ketua PWNU Jawa Tengah Abu Hafsin yang mengambil tema NU dan pemberdayaan masyarakat. (adb)

courtessy : www.nu.or.id

Sabtu, 02 Mei 2009

Fasal tentang Doa Qunut

Doa qunut ada tiga macam. Pertama, doa Qunut Nazilah, yaitu doa yang dibacakan setelah ruku’ (i’tidal) pada rakaat terakhir shalat. Hukumnya sunnah hai’ah (kalau lupa tertingal tidak disunatkan bersujud sahwi). Qunut Nazilah dilaksanakan karena ada peristiwa (mushibah) yang menimpa, seperti bencana alam, flu burung dan lainnya.

Qunut Nazilah ini mencontoh Rasulullah SAW Yang memanjatkan doa Qunut Nazilah selama satu bulan atas mushibah terbunuhnya qurra’ (para sahabat Nabi SAW yang hafal al Qur’an) di sumur Ma’unah. Juga diriwayatkan dari Abi Hurairah ra. bahwa “Rasulullah SAW kalau hendak mendoakan untuk kebaikan seseorang atau doa atas kejahatan seseorang, maka beliau doa qunut setelah ruku’ (HR. Bukhori dan Ahmad).

Kedua, qunut shalat witir. Menurut pengikut Imam Abu Hanifah (hanafiyah) qunut witir dilakukan dirakaat yang ketiga sebelum ruku’ pada setiap shalat sunnah. Menurut pengikut Imam Ahmad bin Hambal (hanabilah) qunut witir dilakukan setelah ruku’. Menurut Pengikut Imam Syafi’i (syafi’iyyah) qunut witir dilakukan pada akhir shalat witir setelah ruku’ pada separuh kedua bulan Ramadlan. Akan tetapi menurut pengikut Imam Malik qunut witir tidak disunnahkan.

Ketiga, doa qunut pada raka’at kedua shalat Shubuh. Menurut pengikut Imam Abu Hanifah dan Imam Ahmad doa qunut shalat Shubuh hukumnya tidak disunnahkan karena hadits Nabi SAW bahwa ia pernah melakukan doa qunut pada saat shalat Fajar selama sebulan telah dihapus (mansukh) dengan ijma’ sebagaiman diriwayatkan oleh Ibnu Mas’ud:

رَوَى ابنُ مَسْعُوْدٍ: أَنَّهُ عَلَيْهِ السَّلاَمُ قَنَتَ فِيْ صَلاَةِ الفَجْرِ شَهْراً ثُمَّ تَرَكَهُ

“Diriwayatkan oleh Ibn Mas’ud: Bahwa Nabi SAW telah melakukan doa qunut selama satu bulan untuk mendoakan atas orang-orang Arab yang masih hidup, kemudian Nabi SAW meninggalkannya.” (HR. Muslim)

Menurut pengikut Imam Malik (Malikiyyah) doa qunut shalat Shubuh hukumnya sunnah tetapi disyaratkan pelan saja (sirr). Begitu juga menurut Syafi’iyyah hukumnya sunnah ab’adl (kalau lupa tertinggal disunatkan sujud sahwi) dilakukan pada raka’at yang kedua shalat Shubuh. Sebab Rasulullah SAW ketika mengangkat kepala dari ruku’ (i’tidal) pada rakaat kedua shalat Shubuh beliau membaca qunut. Dan demikian itu “Rasulullah SAW lakukan sampai meninggal dunia (wafat)”. (HR. Ahmad dan Abd Raziq) Imam Nawawi menerangkan dalam kitab Majmu’nya:

مَذْهَبُنَا أَنَّهُ يُسْتَحَبُّ القَُنُوْتُ فِيْهَا سَوَاءٌ نَزَلَتْ نَازِلَةٌ أَمْ لَمْ تَنْزِلْ وَبِهَذَا قَالَ أَكْثَرُ السَّلَفِ

“Dalam Madzhab kita (madzhab Syafi’i) disunnahkan membaca qunut dalam shalat Shubuh, baik karena ada mushibah maupun tidak. Inilah pendapat mayoritas ulma’ salaf”. (al-Majmu’, juz 1 : 504)

Penulis berpendapat tentang bagaimana dua hadits tentang doa qunut pada shalat Shubuh yang tampa’ tidak sejalan. Cara kompromi untuk mendapat kesimpulan hukum (thariqatu al-jam’i wa al-taufiiq) dapat diuraikan, bahwa hadits Abu Mas’ud (dalil pendapat Hanafiyyah dan Hanabilah) menegaskan bahwa Nabi SAW telah melakukan qunut selama sebulan lalu meninggalkannya tidak secara tegas bahwa hadits tersebut melarang qunut shalat Shubuh setelah itu. Hanya menurut interpretasi ulama yang menyimpulkan bahwa qunut shalat Shubut dihapus (mansukh) dan tidak perlu diamalkan oleh umat Muhammad SAW. Sedangkan hadits Anas bin Malik (dalil pendapat Malikiyyah dan Syafi’iyyah) menjelaskan bahwa Nabi SAW melakukan qunut shalat Shubuh dan terus melakukannya sampai beliau wafat.

Kesimpulannya, ketika interpretasi sebagian ulama bertentangan dengan pendapat ulama lainnya dan makna teks tersurat (dzahirun nashs) hadits, maka yang ditetapkan (taqrir) adalah hukum yang sesuai dengan pendapat ulama yang berdasrkan teks tersurat hadits shahih. Jadi, hukum doa qunut pada shalat Shubuh adalah sunnah ab’adl, yakni ibadah sunnah yang jika lupa tertinggal mengerjakannya disunatkan melakukan sujud sahwi setelah duduk dan membaca tahiyat akhir sebelum salam. Wallahu a’lam bi -shawab.

HM Cholil Nafis, MA
Wakil Ketua Lembaga Bahtsul Masa’il PBNU

Muktamar NU Ke-32 Makassar di Januari 2010





Muktamar ke-32 Nahdlatul Ulama (NU) yang semestinya digelar akhir tahun 2009 dimundurkan pelaksanaannya pada 25-31 Januari 2010 di Makassar. Keputusan tersebut diambil dalam rapat harian syuriyah- tanfidziyah Pengurus Besar (PB) NU di Jakarta, Kamis.

Ketua Panitia Muktamar KH Hafidz Utsman menyatakan, salah satu alasan pemunduran pelaksanaan muktamar adalah banyaknya peristiwa politik di tahun 2009. "Tahun ini banyak peristiwa politik seperti pemilihan legislatif dan pemilihan presiden yang menyita perhatian masyarakat," katanya.

Selain itu, kata Hafidz, jika pelaksanaan muktamar tetap digelar akhir 2009 dikhawatirkan kurang maksimal karena berhadapan dengan musim haji. Bulan November sampai Desember merupakan bulan haji, yang dipastikan banyak kiai dan pengurus NU yang pergi ke Makkah," katanya. Keuntungan lain dengan mundurnya pelaksanaan muktamar pada Januari 2010 adalah bisa sekaligus digabung dengan peringatan hari lahir NU ke-84.
Sementara Makassar dipilih sebagai lokasi penyelenggaraan muktamar untuk memudahkan akses peserta muktamar (muktamirin), terutama dari kawasan timur Indonesia, karena Makassar merupakan tempat transit penerbangan dari kawasan itu.

Sedangkan peserta dari Jawa, Sumatera, dan Kalimantan juga tidak akan kesulitan karena ada penerbangan langsung ke Makassar. Sebenarnya sejumlah daerah di Jawa seperti Jakarta, Cipasung dan Indramayu menawarkan diri untuk menjadi tuan rumah, namun mengingat sejumlah acara besar selama ini terpusat di Jawa, maka Makassar akhirnya menjadi pilihan.

Kesediaan pemerintah daerah Sulawesi Selatan mendukung sepenuhnya penyelengaraan muktamar, terutama terkait akomodasi dan transportasi lokal, juga menjadi pertimbangan. "Mereka siap membangun fasilitas tambahan yang diperlukan jika memang belum tersedia," kata Hafidz.(*)

courtessy : www.makassarkota.go.id